Observasi Budidaya Ikan Lele




Hari Rabu lalu (29/03) kami mengunjungi pusat budidaya ikan lele sangkuriang milik Bapak Nasruddin. Beliau adalah penemu ikan lele jenis sangkuriang yang terkenal itu. Terletak di Desa Pasir Muncang Kec. Caringin Kab. Bogor Prov. Jawa Barat No.125

Banyak orang mengatakan  bahwa berbudidaya ikan itu kotor dan merugikan. Namun hal itu tidak untuk seorang Bapak Nassrudin. Menurut bapak ini kegiatan berbudidaya ikan lele itu menyenangkan dan sering membawa keuntungan. Budidaya ikan lele juga tidak terlalu rumit dan sering mendatangkan uang. Walaupan awalnya Bapak Nussrudin sering mengalami kegagalan dan mengalami kerugian yang sangat besar.

            Budidaya ikan ini sudah didirikan pada tahun 2001, jenis ikan yang dibudidayakan adalah ikan lele Sangkuriang.  Alasan bapak Nassrudin berbudidaya lele adalah dapat dibudidayakan di lahan dan sumber air yang terbatas, cara lebih mudah, pemasarannya relatif mudah dan modal dapat dijangkau. Dikolam pak Nassrudin mempunyai keunikan tersendiri yaitu Air kolam Lele yang sudah tidak dibersihkan selama kurang lebih 7 tahun, air nya bisa diminum dan airnya memiliki rasa tawar seperti air mineral seperti biasanya, Air ikan lele tersebut memiliki banyak khasiat untuk menyembuhkan beberapa penyakit, didalam air tersebut terkandung Klorofil dan Spirulina keduanya memiliki kandungan fitonutrient sangat lengkap.

            Dalam ternak lele sangkuriang, mempersiapkan peralatan dengan baik merupakan suatu keharusan. Berikut ini ada beberapa peralatan yang biasanya diperlukan dan harus dipersiapkan saat beternak Lele Sangkuriang yaitu:
1.      Seser biasanya digunakan untuk memanen atau menangkap ikan
 


2.      Ember Grading atau dikenal Serokan adalah yang digunakan untuk menyortir ikan lele.




3.      Drum biasanya digunakan untuk mengangkut hasil panen
 




            Kolam yang dipakai Budidaya Ikan lele pak Nassrudin adalah kolam tembok, kolam terpal, dan kolam tanah. Akan tetapi kolam semen tidak bisa digunakan karena banyak mengandung zat kimia yang berbahaya. Teknik dikolam Pak Nassrudin memilik Teknik khusus, seperti:

1.      Air nya yang berkualitas bagus tentunya kita harus mengetahui kualitas air seperti mata air, air hujan dan air sumur. Bagaimana ciri umum air yang jelek cirinya jelas dengan tercampur adanya limbah rumah tangga.

2.      Benih yang berkualitas baik untuk pembesaran ikan.

3.      Pakan merupakan komponen utama dalam usaha budidaya ikan lele, maka dari itu kita harus memilih pakan lele yang berkualitas.

Yang menjadi kekuatan dari budidaya ikan ini adalah yaitu tempat yang sangat luas untuk budidaya ikan lele, dan modal yang dapat dijangkau dan air yang sangat deras. Kelemahan dari budidaya ikan ini adalah apabila ikan telat dikasih makan akan memperbanyak jumlah angka kematian ikan tersebut. Kesempatan dari budidaya ikan ini adalah  ikan sudah dikenal oleh pasar pasar ikan lele, dikonsumsi banyak orang sehingga pasarnya mudah menyebar luas. Dan, ancaman budi daya ikan tersebut adalah harga pakan tidak stabil serta banyaknya pesaing usaha.

Yang menjadi factor keberhasilan adalah ilmu lapangan dikuasai oleh pak Nassrudin serta para pegawainya. Dan, yang menjadi factor kegagalannya adalah rata-rata pembudidaya ikan yaitu kurangnya mengusai ilmu dasar berbudaya lele.

Potensi perikanan didaerah Bogor memiliki potensi lahan yang sangat luas dan potensi pasar yang sangat  tinggi sehingga mudah untk menyebar luas.

Keuntungan yang dihasilkan dari budidaya ikan lele adalah 50% dari pengeluaran dalam satu kali panen belum masuk pakan.

Biaya Tetap
No
Keterangan
Qty.
Satuan
Harga Satuan
Jumlah
1.       
Terpal
35
meter
Rp. 150.000
Rp. 5.250.000
2.       
Seser
40
buah
Rp. 15.000
Rp. 600.000
Total Bayar
Rp. 5.850.000

Biaya Variabel
No
Keterangan
Qty.
Satuan
Harga Satuan
Jumlah
1.       
Benih ikan
18000
ekor
Rp.250
Rp.4.500.000
2.       
Pakan
1000
kilogram
Rp.6000
Rp.6.000.000
Total Bayar
Rp.9.500.000

A. Total Biaya
Biaya Tetap + Biaya Variabel = Rp. 5.850.000 + Rp. 9.500.000 = Rp. 15.350.000
B. Biaya Produksi
Hasil produksi 1000 kg @ 20.000 = Rp 20.000.000
Keuntungan Rp 4.650.000

Untuk K3 sangat diperlukan dan harus diperhatikan karena banyak sekali resiko yang tidak diinginkan saat pekerjaan berlangsung agar para pekerja bekerja dengan prodouktif dan efesien. Kami sangat tertarik menjadi pembudidaya ikan karena banyak peluang usahanya selain itu, budidaya ikan ini sangat menguntungkan.


Bersama Bapak Nassrudin





Komentar